Ranjang Yang (Belum) Ternoda

Hasek ga judulnya? LOL 😀

Jadiiii di antara semua persiapan nikah, ranjang baru adalah salah satu hal yang bikin gue excited banget.

Saking semangatnya, gue udah ajak koko ke toko furniturenya dari tahun lalu, tapi minta ke toko furniture supaya ranjang dianter ke rumah bulan Maret aja. Udah seneng banget di kantor mikirin tempat tidur baru bakal terpasang cakep di kamar pengantin, eh koko kirim message info kalau ranjang barunya ga bisa naik ke lantai 3.

DHUENG.

Kecewa lah ya kan. Manalah solusinya ga ada yang pas di hati dan di kantong 😦

Setelah berangcus langsung ke Danamas, gue dan koko ngobrol dan ngobrol, coba gegulingan, loncat-loncat, tiduran sambil ngobrol di beberapa kasur, dan akhirnya memutuskan untuk milih “Yaudahlah ayo kita ganti ke full latex aja kasurnya.”

Pertimbangan gue sih sebenernya karena kasur itu kan kita beli untuk jangka panjang ya. Jadi setelah dibandingkan sama kasur sebelumnya yang spring latex, gue lebih mantep pilih full latex karena:

  1. Kasur sebelumnya medium firm, sementara kasur baru kita pilih yang extra firm. Extra firm lebih bagus untuk tulang belakang. Makanya kasur-kasur orthopedic biasanya extra firm.
    Meskipun sebenernya gue dan koko merasa kasurnya jadi kurang empuk, tapi untuk bayi ternyata jauh lebih bagus yang extra firm begini.
  2. Kasur sebelumnya ‘bergelombang’ gitu permukaannya. Bukan yang rata. Sementara untuk bayi bagusnya yang rata. Lah jadi ini beli kasur buat tempat bobo bayi apa emak bapaknya sik? Hahahaha. Well, kan pasti si baby ditaro di kasur emak bapaknya juga ya. Apalagi selama emaknya cuti, pasti sepanjang hari di sisi emaknya terus di kasur. Jadi gue mikir jangka panjangnya aja. Masa tar udah punya bayi mau beli ranjang baru yang sesuai untuk si bayik? Jadi ya sekalian dipertimbangkan dari sekarang aja. Ya gak? Iya aja deh ya :p
  3. Dari segi bagus enggaknya, semua orang yang gue tanyain bilang bagusan full latex daripada spring latex. Berhubung gue bukan ahli perkasuran, gue iya-iya ajalah ya. Jadi menambah poin plus kenapa gue akhirnya pindah pilihan ke kasur full latex. Mihihihihi.
  4. Untuk ‘bisa naik apa ngga ke lantai 3’, full latex ga perlu diragukan lagi lah ya. Kenapose? Karena doi bisa dilipet! Yeay! Hahahaha. Meski beratnya naudjubileh, tapi lumayan lah ya jadinya kalau suatu hari pindah ke apartemen atau townhouse juga ga perlu khawatir ga muat masuk ke kamar ato gimana. Wong bisa dilipet gini kok 😀
  5. Kasur baru ini lebih rendah, tingginya sekitar 23 cm doang. Sementara kasur sebelumnya tingginya 36 cm. Ini jelas nilai plus untuk si kasur baru karena cari sprei jadi lebih gampang. Secaraaaa standarnya tinggi sprei 25 cm. Kalau mau nambah tingginya berarti nambah harga juga biasanya. Jadilah untuk si kasur baru ini gue beli sprei dengan semangat, bahagia dan gembira.
    Sampe-sampe beberapa hari sebelum kasur dateng, gue udah beli dua set sprei+bedcover. Koko sampe nanya “Ntar kalo amit-amit kasur ga bisa naik lagi gimana? Sia-sia dong spreinya.”
    Gue cuma natap koko agak lama trus bilang, “PASTI BISA NAIK. PASTI. AMIN.” 😆
    Gue ampe beli dua set dengan pemikiran: satu untuk dipasang sekarang dulu biar cakep, satu lagi untuk dipasang pas sangjit sampe hari H. Mihihihi. Mikirinnya aja bikin gue cengegesan seneng.
    Pokoke hepi! Gembira! Seneng!

    Eh…. ternyata calon mamah mertua bilang “Yeee jangan pasang dulu, sementara pake sprei lama ii dulu ya. Sprei baru disimpen dulu aja.”

    …. PENONTON KECEWA, SODARA-SODARA! 😆

Entah kenapa gue seneng banget loh dengan tempat tidur baru ini. Sampe-sampe gue kadang masuk ke kamar pengantin gue cuma untuk ngintip tempat tidur baru ini. Lalu senyum-senyum sendiri. Ga sabar pengen bobo di atasnya.

Lalu bilang ke koko, “TIduri aku, ko, tiduri akuh!”

😆

Sabarlah menunggu aku bobo di atasmu ya, tempat tidur baruku! 😀

Advertisements

4 thoughts on “Ranjang Yang (Belum) Ternoda

Write your thoughts or questions here! :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s